Minggu, 22 Oktober 2017

MENGAPA KITA HARUS MEMULAI LANGKAH


Pada awalnya setiap manusia adalah juara. Cobalah ingat kembali proses terjadinya manusia. Ketika ribuan sel sperma berenang dalam tube valopi, mereka berjuang untuk menjadi pemenang sehingga bisa membuahi sel ovum. Sampai pada terciptanya kita, berarti asal-usul kita adalah sel sperma juara. Maka sudah selayaknya kita melanjutkan perjuangan kita di dunia dengan bermental juara. 

Mengapa terkadang mental juara kita seolah menyusut?
Awal kita terlahir ke dunia, kita tak pernah tahu siapa dan bagaimana orang tua kita. Ada yang beruntung mendapatkan orang tua berkecukupan secara finansial sekaligus berlimpah kasih. Namun ada juga yang tidak seberuntung mereka, karena kehidupannya jauh dari kata sejahtera bahkan tak mendapatkan perhatian juga kasih sayang. 

Namun apapun dan bagaimanapun kondisi orang tua kita, tak selayaknya kita merasa sebagai manusia yang malang. Karena perjuangan harus dimulai dari diri kita sendiri. Tak peduli dengan kondisi kita yang sederhana atau bahkan masih sekedar apa adanya.

Selain itu, Kerapkali, ketika kita memperhatikan orang-orang yang ada di sekitar, kita dibuat terkagum-kagum sampai kita merasa bahwa kita terlalu kecil. Tak ada apa-apanya jika dibandingkan dengan mereka. "Aku mah apa atuh" sebuah kalimat yang mampu mengkerdilkan mental kita, apalagi jika ia sudah begitu melekat di alam bawah sadar.

Saatnya memutuskan memulai langkah awal.
Merugi sekali jika kita tumbuh menjadi orang yang tak berani bermimpi. Karena itu artinya, dalam waktu yang berputar, dia tak akan berupaya untuk menjadi sosok yang lebih berharga. Maka mari mulai dari membangun impian. Impian yang ditulis dan sering didengungkan akan menjadi afirmasi alam bawah sadar dan menjadi tenaga endogen untuk diwujudkan.

Bermimpilah dengan mata tertutup. Tapi wujudkanlah dengan mata terbuka. Artinya kita tak cukup hanya memiliki impian dan berharap impian itu akan terwujud dengan sendirinya. Impian yang kita dambakan harus melalui proses perjuangan untuk menggapainya. Ambilah keputusan secara berani untuk memulai langkah.

Tak terlalu penting seberapa jauh jarak yang ingin kau tempuh. Tak lagi penting seberapa tinggi gunung yang ingin kau daki. Yang terpenting adalah mulailah melangkah dan teruslah melangkah.

Memulai langklah dengan tekad dan do'a
Langkah pertama memang tak mudah. Langkah awal memang terkadang berat. Untuk itu awalilah dengan tekad yang bulat. Karena tekad itu akan menjadikanmu mantap dalam melangkah. Karena tekad itu akan menjadikanmu mampu melangkah dengan gagah.

Juga jangan lupa untuk berdo'a. Meminta ridlo pada Yang Maha Kuasa. Karena ketika kau yakin dengan tekadmu dan mendapat restu dari-Nya maka semesta dan seluruh isinya akan memberi jalan dan mendukung apa yang kau upayakan dan kau lakukan.

Selamat menempuh perjalanan awal. Semoga beruntung meraih kemenangan dari apa yang sedang kau perjuangkan. 

1 komentar: